Saat di temui oleh awak media ini jumat 20/5 salah seorang saksi sebut saja c menuturkan , sabtu malam 14/5 sekitar pukul 21 wita bunga nama samaran datang bertandang ke rumahnya yang lokasinya masi berada dalam satu kelurahan dan sebelumya di ketahui bunga sempat menghubungi fd lewat sms meminta untuk menyiapkan obat penenang jenis somadril ( mumbul,red) untuk di komsumsinya setelah itu bunga yang telah membuat janji dengan fd kemudian menujuh rumah c , sesampainya di sana ternyata kedua pria ini telah berada di tempat tersebut.
di akui Fd saat itu dia membawa pesanan mumbul yang di maksud, lalu memberikan ke bunga. menurut c, dirinya sempat melihat bunga mengkomsumsi obat tersebut di rumahnya kalau tidak salah 2 butir ucap c setelah itu bunga,korban yang di duga di cabuli oleh fd dan mm keluar ke depan rumah untuk menjawab telpon dari saudaranya yang menanyakan keberadaanya. usai berbicara dengan saudaranya, bunga bersama c, fd , dan mm menuju rumah sahra , setibanya di rumah sahra kelakuan bunga sudah mulai tak terkendali kadang, tertawa sendiri ucap c .mengetahui bunga mulai tidak terkontrol dan dalam pengaruh mumbul mereka memutuskan untuk ke jembatan guna menenangkan bunga setelah cukup lama berada di jembatan ke, empat orang tersebut memutuskan untuk ke balai desa hingga pagi hari. c yang juga kerabat dekat fd dan mm mengatakan tidak ada kejadian pencabulan seperti apa yang di sangkakan kepada mereka fd dan mm.
Orang tua bunga, yang tidak terima mengetahui anaknya pulang pagi, dan dalam keadaan tidak sepenuhnya sadarkan diri , naik pitam dan melaporkan Fd dan Mm ke pihak berwenang . saat di hubungi via celulernya ia mengatakan putrinya sekarang dalam keadaan shock berat dan belum bisa di ajak bicara. saya menduga anak saya telah di apa apakan oleh mereka fd dan mm, karna menurutnya putrinya mengeluhkan rasa sakit ketika buang air kecil. dan apapun dalil mereka atau pembelaan mereka biar hasil visum yang membuktikan tuturnya. kapolsek wawonii tengah ipda junaedi saat di hub via celulernya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut berhubung kasus dugaan pencabulan tersebut telah di tangani pihak polres kota kendari.( gr )

Post a Comment