www.TeropongSultra.com Kendari - Tim Satuan Tugas (Satgas) penindakan melawan ranjau Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) akan melakukan Scanning ulang lokasi ledakkan ranjau di Teluk Kendari.
Setelah usai melakukan kegiatan Peledakkan ranjau di Teluk Kendari, sesuai yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, sudah dilakukan dari tanggal 18-20 Juni untuk 15 titik kontak yang dicurigai ranjau laut, sudah berhasil di ledakkan oleh tim Satgas penindakan melawan ranjau TNI AL.
Komandan Lanal (Danlanal) Kendari Kolonel Laut (P) Aris Harijadi menerangkan, untuk pembersihan ranjau di Teluk Kendari kalkulasi kegiatan selama 7 hari sampai dengan 8 hari, dan untuk kegiatan peledakan sudah selesai kemarin, dengan hasil 15 titik yang telah diselesaikan sesuai dengan hasil survei. Selanjutnya untuk sisa hari berikutnya sampai hari ini, akan dilakukan pengecekkan ulang hasil kegiatan ledakan yang dilaksanakan kemarin. Jadi, yang diledakkan kemarin oleh tim Satgam, jenis ranjau dan bom laut yang fungsinya sama-sama untuk menghancurkan kapal, terutama kapal-kapal militer, dan keduanya ranjau dan bom laut itu disimpan didasar laut. Tujuan dari Scanning ini, untuk memastikan menindak lanjuti efek peledakan yang dilakukan kemarin, dan untuk memastikan ranjau itu sudah hancur.
"Kita menggulang kembali kegiatan, tapi bukan dalam tahap peledakkan ulang, tetapi akan lakukan cek ulang hasil kegiatan peledakan ranjau dilokasi yang sudah ditentukan, akan dilakukan pengecekkan untuk mengetahui apakah masih ada hal-hal yang bisa membahayakan, dalam hal ini ranjau yang masih tertinggal " katanya saat ditemui diruangannya, Selasa (21/6).
Masih kata Aris Harijadi, akan melakukan pengecekkan di area peledakkan ranjau yang telah ditentukan sesuai kesepakatan antara TNI AL dangan pihak Pemerintah Provinsi, kalau betul-betul area itu Clear, baru akan dilaporkan ke pihak
TNI AL dangan pihak Pemerintah Provinsi, kalau betul-betul area itu Clear, baru akan dilaporkan ke pihak Pemerintah Provinsi.
"Kita kan melakukan pembersihan ranjau, kita lakukan hanya di titik lokasi pembangunan jembatan saja, dan untuk tempat lain kalau dipeta kita, peta nasional, peta laut itu ada, mereka berupa satu area satu kawasan, tulisan dipeta itu, bahwa disini daerah ranjau, untuk titik-titiknya perlu untuk scanning ulang," terang perwira berpangkat tiga melati dipundaknya.
Lanjutnya, untuk peledakkan sudah dinyatakan selesai, sisa hari berikutnya untuk dalam taraf cek ulang hasil pekerjaan kemarin peledakan ranjau, Sampai dengan seluruhnya dicek ulang, agar betul-betul bersih dari ranjau di Teluk Kendari, tidak ada lagi yang membahayakan. Setelah pembersihan ranjau dan Scanning selesai, untuk pembangunan selanjutnya nanti kontraktor dari jembatan bhateramas yang akan bekerja sampai jembatan selesai. (M4)

Post a Comment