![]() |
| Ketgam : Komandan Batalyon Infanteri 725 Woroagi, Letnan Kolonel (Letkol) Nurman Syahteda, SE |
teropongsultra - Kendari. Tindak kekerasan yang dilakukan oknum Tentara Nasional Indonesia - Angkatan Udara (TNI AU) terhadap dua orang Wartawan yakni Wartawan MNC TV dan Tribun News saat melakukan peliputan diMedan beberapa waktu lalu, mendapat perhatian dari berbagai pihak.
Kejadian tersebut sentak mendapat perhatian dari berbagai pihak, salah satunya datang dari Komandan Batalyon Infanteri 725 Woroagi Letnan Kolonel (Letkol) Nurman Syahteda SE, ia merasa prihatin dengan tindak kekerasan terhadap dua wartawan yang terjadi di Medan.
Dalam pertemuannya dengan beberapa awak media, Danyonif 725/Wrg Letkol Nurman Syahteda SE mengatakan, berharap apa yang dilakukan olehnya bersama anggotanya, seperti diketahui bersama bahwa Batalyon Inf 725/Wrg sangat-sangat dekat dengan wartawan.
"Saya selaku Komandan Batalyon, menyayangkan kejadian yang menimpa kedua orang wartawan tersebut. Mestinya dijaga, karena apa yang saya lakukan slama ini, dan anggota saya, tidak lain menjaga kedekatan dengan wartawan," terangnya, Jumat (19/8)
Lanjut Nurman, kedekatan yang terjalin antara anggota Yonif 725 dengan wartawan di Sulawesi Tenggara (Sultra) khususnya Kota Kendari tidak lain untuk menjaga hubungan sebagai mitra. Ia pun juga mengharapkan, kedekatan yang terjalin dengan wartawan selama ini mudah-mudahan jauh dari kondisi yang tidak diharapkan.
"Mudah-mudahan disini jauh dari kondisi yang tidak kita harapkan," harap Nurman, saat ditemui di Mako Yonif 725/Wrg.
Seperti yang telah diberitakan oleh media beberapa waktu lalu, terkait tindakan oknum TNI AU yang melakukan pemukulan serta kekerasan terhadap dua jurnalis yakni wartawan MNC TV dan Tribun News yang sedang melakukan liputaan di Medan. (M4)

Post a Comment