Teropongsultra.com - Kendari ,ratusan massa dari 23 Lembaga swadaya masyarakat yang tergabung dalam KONSORSIUM LSM Sulawesi Tenggara gelar aksi unjuk rasa di depan kantor Balai Besar Sungai lV Sulawesi tenggara 15/82016.
Dalam orasinya, Andri awo yang juga bertindak sebagai korlap mengatakan," Keberadaan Balai Wilayah Sungai ( BWS) Sulawesi IV di Sultra selama ini terkesan tidak patuh dan taat atas UU No 14 tahun 2008.
bahkan dalam perakteknya, kantor BWS sulawesi IV selama ini menutup diri dalam setiap kegiatanya . atas keadaan tersebut, kami menduga adanya konspirasi yang sistematis dalam pengelolaan proyek yang berorientasi untuk mencari keuntungan bagi oknum-oknum pejabat yang bercokol di instansi tersebut.
Sebagai Instansi Pemerintah yang berperedikat " Balai " di tuntut harus Profesional , Transparan , dan Akuntabel serta bersedia mendengar kritik dan saran yang konstruktif dari aktivis Lsm ,insan pers dan masyarakat pada umumnya, demi kemajuan pembangunan daerah bukan malah menutup akses dan ruang bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi yang haknya dijamin oleh undang undang teriak orator
Sebelumnya, massa aksi juga sempat berorasi di simpang eks Mtq dengan menyuarakan pernyataan sikap, yang sama yakni, "Mendesak agar Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia agar segerah Mencopot jabatan H. suparji sebagai kepala Bws, juga mendesak DPR Provinsi sulawesi tenggara untuk memanggil hearing terbuka , Kepala Balai ,Satker , dan Ppk , serta mendesak Pihak Perwakilan BPK sultra untuk mengaudit terbuka, dan akuntabel atas kegiatan yang pihak massa menduga telah terjadi tindak pidana yang merugikan keuangan negara.
Setelah beberapa jam menggelar orasi di depan kantor Bws , akhirnya perwakilan massa aksi bersedia di terima Kepala Balai, dengan catatan yang masuk mewakili hanya 5 orang.
Dalam pertemuan tersebut, pihak perwakilan massa kembali mendesak agar pimpinan BWS,untuk keluar menemui massa aksi lainya dan menggelar diskusi terbuka di halaman kantor guna mendengarkan apa yang menjadi tuntutan mereka.
Usai melakukan pertemuan singkat , akhirnya massa membubarkan diri dan melanjutkan aksi susulan ke DPR Provinsi guna meminta pihak Dpr agar melakukan Hearing terkait permasalahan di BWS IV Sultra.(TIM)




Post a Comment