Sebut IPPMIK Kendari Ilegal, IPPMIK Makassar Jilat Ludah Sendiri

Ketgam : Para pengurus Lembaga Mahasiswa Kecamatan Se Kabupaten Konawe saat menggelar Konfrensi pers di Sekretariat IPPMIK Kendari (14/08)


teropongsultra.com - Kendari (14/08). Tak hanya menjilat ludah sendiri, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Konawe (Ippmik) Makassar Arit Indrajab yang menyebut Ippmik Kendari ilegal, menuai protes keras dari lembaga mahasiswa di beberapa Kecamatan yang dinilai tidak berdasar. Bahkan pernyataan tersebut pun dianggap sebuah lelucon kecil yang tidak memiliki wawasan yang luas.

Seperti yang diungkapkan oleh Arjuna, selaku Ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Amonggedo (Hippma) Konawe, saat menggelar konfrensi persnya di Sekertariat Ippmik Kendari (15/8). Menurutnya, selain sebuah lelucon kecil, iya juga menganggap bahwa Ketua Ippmik Makassar telah menjilat ludahnya sendiri.

"Pada saat Arit Indrajab dilantik oleh Wakil Bupati Konawe tanggal 20 Februari 2016. Ippmik Kendari juga diundang untuk hadiri pelantikannya. Secara tidak langsung Arit mengakui keberadaan Ippmik Kendari. Nah tiba-tiba saja ada stetmen seperti itu. Berarti Arit menjilat ludahnya sendiri kalau begitu. Jadi saya kira ini hanyalah sebuah lelucon kecil yang tidak berwawasan,"jelasnya.

Disi lain, Ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Unaaha (Hippmu) Kendari Muh. Reza, menerangkan bahwa kehadiran Ippmik Kendari tentunya tidak bisa disanksikan lagi. Sebab sejauh ini peran Ippmik Kendari sangat besar terhadap masyarakat dan seluruh mahasiswa Konawe, berbeda dengan Ippmik Makassar. 

"Saya sangat menyayangkan statement yg di keluarkan Ketua Ippmik makassar, terkait legalitas Ippmik Kendari, saya belum memahami banyak. Tapi saya pikir keberadaan Ippmik Makasar dan Ippmik Kendari memiliki tujuan dan orientasi yang berbeda. Mungkin karena eksistensi Ippmik Kendari mulai naik karena aksi-aksi nyatanya memperjuangkan hak masyrakat dan Mahasiswa selama ini,"ujarnya.

Tak hanya Arjuna serta Resa, beberapa mahasiswa asal konawe yang turut mengadiri konfrensi pers juga menyayangkan pernyataan tersebut. Menurut mereka, Ippmik Kendari yang dinahkodai oleh M. Ikram Pelesa cs, sejauh ini merupakan organisasi mandiri dan independent. Sementara pemerintah sendiri merupakan mitra dalam membangun Daerah dan kususya sumber daya manusia (sdm) konawe. 

"Saya rasa Ippmik Kendari tidak mesti terikat pada pemerintah. Karena pada dasarnya hadirnya Ippmik sebagai lembaga pengontrol adalah untuk memperjuangkan hak masyarakat dan mahasiswa. Serta mengawal segala kebijakannya pemerintah,"ungkap Maruf mahasiswa asal soropia.

Belum lagi, dalam kepengurusan Ippmik Makasar, dipastikan tidak ada perwakilan mahasiswa dari tiap kecamatan di yang dilibatkan sebagai pengurus. Sedangkan Ippmik Kendari sendiri, justru melibatkan semua perwakilan lembaga mahasiswa ditiap kecamatan masuk menjadi pengurus.

"Kalau Ippmik Makasar katakan, Ippmik Kendari Ilegal. Coba cek kepengurusan mereka, ada tidak perwakilan dari seluruh paguyuban mahasiswa per kecamatan yang dijadikan pengurus mereka. Dari data base kami di Ikatan Pemuda Kecamatan Puriala (IPKP) itu, tidak ada satupun. Jangankan jadi pengurus yang kuliah disana saja tidak ada. Semuanya kuliah di Kendari. Untuk itu yang kami akui hanyalah Ippmik Kendari," tegas Widodo perwakilan mahasiswa Kecamatan Puriala.

Kendatipun pernyataan Arit terkesan disetting. Namun menurut Ahmad Sainul, yang juga mahasiswa dari kecamatan lalunggaso Meeto, sangat menyayangkan tindakan kekanak-kanakan Arit yang menjudge Ippmik kendari sebagai organisasi ilegal. Ia pun menghimbau kepada seluruh kader untuk tetap menjunjung tinggi ideologi perjuangan Ippmik Kendari. 

"Jujur saja, kami cukup menyayangkan tindakan kekenak-kanakan arit yang mengatakan ippmik kendari ilegal. Untuk itu, saya menghimbau kepada teman-teman mahasiswa yang menempuh pendidikan di Kota Kendari untuk tetap menjunjung tinggi ideologi pergerakan Ippmik Kendari," tutupnya. (TS02/TIM)

Baca Juga Berita Berikut:

Share this product :

+ comments + 1 comments

February 27, 2021 at 3:37 AM

hahahahahha

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. TEROPONG SULTRA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger