Pencari Kerja Di Kendari Mencapi Ribuan Orang.

ILUSTRASI

Teropongsultra.com - Kendari - Jumlah para pencari kerja di Kota Kendari rupanya semakin meningkat. Terbukti sejak Januari hingga September 2016, Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan (Dinsosnakertrans) Kota, telah menerbitkan enam ribu kartu pencari kerja (Kartu Kuning).

Kepala Dinas (Kadis) Dinsosnakertrans Hamsir Madjid, dirung kerjanya mengungkapkan, sejak Januari hingga September 2016, pihaknya telah menerbitkan enam ribu kartu kuning. Yang menandakan semakin meningkatnya jumlah pencari kerja di tahun ini.

"Ada sekitar enam ribuan orang yang menerima kartu kunig, yang sudah kami terbitkan pada tahun ini, Jadi memang tahun ini sangat meningkat, dibandingkan dengan tahun kalu,"ungkapnya.

Meningkatnya jumlah tersebut kata Hamsir, dilandasi dengan banyaknya perusahaan yang masuk di Sultra dan kota Kendari sendiri. Terutama perusahaan-perusahaan tambang yang kini menjadi sasaran utama para pencari kerja.

"Tahun ini, rata-rata mereka yang ingin bekerja ditambang. Terutama tambang yang di Morosi dan yang di Morowali, itu yang paling banyak. Nah ditambah lagi dengan semakin banyaknya perusahaan baru, Seperti perhotelan dan lain-lain. Karena kartu kuning itu merupakan salah satu syarat,"lanjut Hamsir.

Jika dibandingkan dengan tahun 2015 tercatat hanya empat ribuan jumlah pencari kerja. Hal ini dikarenakan pada tahun itu, kebanyakan para pencari kerja mengurus kartu kuning untuk melamar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) saja.

"Tahun 2015 itu hanya sekitar empat ribuan saja yang kita terbitkan kartu kuning. Mungkin karena saat itu terkait dengan penerimaan pegawai saja yang banyak,"ucapnya.

Akan tetapi dari jumlah pencari kerja semakin meningkat, ternyata belum mampu melampaui jumlah pengangguran yang ada dikota kendari. Diperkirakan untuk tahun 2015 saja jumlah pengangguran, kurang lebih ada 14 ribu. 

"Sekarang ini jumlah pencari kerja,luar biasa banyaknya, sementara lapangan pekerjaan terbatas. Apalagi banyaknya perguruan tinggi yang telah wisuda,bagai manupun juga itu memicu pengangguran. Ditambah yang belum melaporkan kekami ketika ia sudah bekerja,"tutupnya.[ one ]

Baca Juga Berita Berikut:

Share this product :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. TEROPONG SULTRA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger