teropongsultra.com – Jakarta. Ketua Umum Mulyadi P. Tamsir dan Sekretaris Jendral Ami Jaya Pengurus Besar Humpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PB HMI) dikabarkan ditangkap polisi.
Keduanya ditangkap di sekretariat Sekretariat PB HMI, Jalan Sultan Agung No 25 A, Jakarta, sekitar pukul 00:30, Selasa (8/11/2016) dini hari.
Penangkapan kepada Ketum dan Sekjen organisasi kemahasiswa ini diduga terkait aksi unjuk rasa penistaan agama pada 4 November 2016 lalu. Aksi unjuk rasa yang diikuti ratusan ribu umat Islam tersebut sempat ricuh.
Saat hendak melakukan penangkapan, sejumlah pengurus PB HMI sempat bersitegang dengan petugas kepolisian. HMI menganggap tindakan aparat telah menginjak-injak simbol organisasi.
"Ini enggak boleh kayak gini Bang, ini simbol organisasi kami. Bapak sudah menginjak-injak harga diri organisasi kami," kata salah satu pengurus PB HMI.
Petugas tidak menjelaskan perihal penangkapan ini. Namun diduga penangkapan ini terkait dengan aksi 4 November 2016 lalu. Dalam aksi tersebut, HMI dituduh sebagai provokator.
Namun tuduhan tersebut sudah berkali-kali dibantah oleh HMI. Bantahan ini juga diperkuat oleh organisasi lainnya, Pelajar Islam Indonesia (PII) dan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI).
teropongsultra.com mencoba menghubungi telpon seluler Ketum Mulyadi untuk melakukan konfirmasi perihal penangkapan ini. Namun sampai berita ini diturunkan, Ketum Mulyadi belum mengangkat telpon selulernya. (TIM/TS02)

Post a Comment