Satu Sertifikat Prona Di Bandrol 300 Rb

KETGAM : Foto Ilustrasi


TEROPONGSULTRA.COM
: KENDARI Di sinyalir oknum lurah petoaha kecamatan abeli terima dana tiga ratus ribu dalam setiap pembuatan satu sertifikat perona.

Seperti di ketahui subyek atau peserta Prona adalah masyarakat golongan ekonomi lemah sampai dengan menengah. Masyarakat golongan ekonomi lemah sampai dengan menengah yang memenuhi persyaratan sebagai subyek peserta Prona yaitu pekerja dengan penghasilan tidak tetap antara lain petani, nelayan, pedagang, peternak, pengrajin, pelukis, buruh musiman dan lain-lain.

"Terkait besaran harga yang harus di keluarkan oleh masyarakat dalam pengurusan sertipikat, lurah peteoha saat temui oleh awak media ini, selasa 22/11/2016 mengakui kalau uang tersebut untuk biaya atau administrasi pembuatan sertifikat.

Menurutnya dana 300 rb dari masyarakat untuk membayar biaya patok 4 buah, ongkos ukur tanah, serta pembayaran 4 buah materai jelasnya.

"Masi kata dia, kita juga mengerti sama pegawai (pertanahan red) masa dia datang kita tidak belikan rokok.

Di jelaskan kembali olehnya dana di maksud sebagai biaya admisistrasi pembuatan serifikat," kita juga kasi lebih sedikit karna kita juga mengerti dengan orang pertanahan tandasnya.( TIM TEROPONG )

Baca Juga Berita Berikut:

Share this product :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. TEROPONG SULTRA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger