Rusli Skm : Kami Hanya Menjalankan Perintah Bupati Koltim Untuk Membongkar Pasar


TEROPONGSULTRA.COM - Tirawuta, Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur bersama Satuan Polisi Pamong Peraja (Satpol PP) mendatangi Pasar Tradisional yang berlokasi di Desa Tawainalu guna melakukan pembongkaran paksa, (25/02/2017).

Pemerintah dan Satpol PP yang di pimpin langsung camat tirawuta Rusli, SKM harus menelan Pil pahit pasalnya, saat hendak memasuki area pasar guna melakukan pembongkaran paksa, mendapat perlawanan dari masyarakat dan pedagang.

Warga menganggap upaya pembongkaran paksa oleh Pemda Koltim merupakan tindakan yang sangat keliru dan tidak manusiawi karena tidak sesuai dengan mekanisme atau ketentuan hukum yang berlaku.

“Tindakan pemerintah kolaka timur merupakan tindakan yang sangat keliru karena pasar tawainalu berstatus pasar desa atau pasar tradisional yang telah puluhan tahun berdiri sehingga pengelolaan pasar sepenuhnya adalah wewenang pemerintah desa  bukan Pemda dan ini sesuai dengan Permendagri No 42 tahun 2007”. Tegas Santo

Di sisi lain, Pemda Koltim mengklaim pasar tradisional Tawainalu adalah pasar ilegal, Sehingga pernyataan yang disampaikan pengelolah pasar diatas menuai tanggapan keras oleh camat tirawuta.

“Pasar ini ilegal karena tidak ada dasar hukumnya, dan kami hanya menjalankan perintah Bupati Kolaka Timur Untuk membongkarnya ujar Rusli.

Salah satu warga sempat  mengungkapkan kekecewaanya menurutnya kebijakan yang dikeluarkan akan menghancurkan mata pencaharian masyarakat setempat.

“Kami kecewa kepada pemerintah koltim, sungguh sangat kelewatan karena telah mengeluarkan kebijakan yang sangat tidak manusiawi. Mereka berupaya membongkar pasar yang merupakan tempat kami menggantungkan nasib kami, ketika pasar ini dibongkar maka sekitar seperdua dari jumlah masyarakat desa tawainalu akan kehilangan mata pencaharian ungkapnya.

Sempat terjadi ketegangan antara masyarakat desa tawainalu dan Satuan Pol-PP namun kejadian tersebut bisa di redam oleh jajarannya polsek rate rate.

Upaya negosiasipun tidak menemukan titik terang akhirnya Pemda bersama Satpol-PP tarik diri dari lokasi pasar.(TS02/TIM)

Baca Juga Berita Berikut:

Share this product :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. TEROPONG SULTRA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger