![]() |
| KETGAM : Foto BUAYA Kali Wanggu Yang Berhasil Di Tanggkap Warga. |
TEROPONGSULTRA.COM KENDARI, - Buaya Sungai Kali Wanggu jadi tontonan masyarakat sekitar usai diamankan di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara (Sultra).sementara buaya disimpan area parkir Kantor BKSDA Sultra dan mengundang perhatian warga.Tidak hanya menjadi perhatian saja akan tetapi warga juga ikut mengabadikan momen yang tidak terlewatkan tersebut.
Awalnya buaya tersebut sengaja dijerat oleh tiga orang warga Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu Lorong Perintis Kampus Universitas Halu Oleo (UHO) sekitar pukul 18.15 Wita. Tiga orang tersebut diantaranya Sandi, Iren dan jaya.
Saat ditemui awak media ini, Senin (20/3/17) Iren menceritakan, pemasangan jerat yang dilakukan bersama dua rekannya sekitar pukul 08.30 pagi hingga buaya terjerat pukul 18.15.
"Buaya yang kami tangkap ini sangat meresahkan warga sekitar. Hampir tiap hari muncul terus menerus hingga kami berinisiatif untuk memasangkan jerat," kata Iren.
Hanya bermodalkan tali jemuran bersama dua rekan Iren akhirnya berhasil menjerat buaya dan meminta bantuan kepada masyatakat sekitar untuk mengamankan buaya tersebut.
"Habis kita lihat itu buaya terjerat kami minta bantuan. Membutuhkan sekitar 30 orang untuk menarik buaya hingga naik didaratan," ujarnya.
Humas BKSDA Sultra, Prihanto menuturkan, buaya yang ditangkap oleh warga memiliki panjang 435 CM dengan lingkaran badan tengah mencapai 80 CM dan beratnya mencapai hingga satu ton.
"Selanjutnya buaya tersebut akan dilepaskan dialam liar.Ini termaksud hewan dilindungi maka kami akan lepaskan di habitat alam Taman Nasional Rawaopa Konawe Selatan (Konsel). Berdasarkan informasi dari warga sekitar kali wanggu, masih ada tiga ekor yang lebih besar dari buaya yang ditangkap oleh warga saat ini," ungkapnya.
Masih lanjutnya, jika dibandingkan buaya yamg ditangkap oleh warga masih lecil bila dibandingkan dengan buaya yang ada di penangkaran
"Makanya kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dengan buaya muara. Kalau makanannya terganggu maka akan ke pemukiman warga," pungkasnya.
Laporan ADN

Post a Comment