Teropong Sultra Kendari - Aksi lempar batu warnai demo ratusan mahasiswa dari dua universitas beserta simpatisan Almarhum Abdul jalil di depan Polda sultra senin 13/6 2016 awalnya aksi massa berjalan damai namun tiba tiba massa di kejutkan dengan bunyi letusan gas air mata.
Massa yang tersulut emosi kemudian mendadak anarkis dan melempari polisi dengan batu, tak terelakan saling kejar antara massa dan
aparat kepolisian pun terjadi
polisi kembali menembakan gas air mata di sertai dengan tembakan water canon untuk membubarkan massa yang berada jalan masuk kantor gubernur sultra.
tak mau ketinggalan massa yang berada di titik lainya juga ikut melempari polisi dan bahkan tak tanggung tanggung yang jadi sasaran selanjutnya yakni bangunan polda.
aksi ratusan massa di picu atas kematian Abdul jalil yang tewas usai di tangkap pihak gabungan satuan reserse kriminal polres kendari. di mana saat penangkapan, korban masi dalam keadaan sehat namun setelah empat jam di ciduk dari rumahnya di kecamatan abeli, terdengar kabar kalau Jalil telah menghembuskan napasnya di rumah sakit bhayangkara kendari dengan luka bekas tembakan di betis serta luka memar di sekujur tubuhnya.(grz)

Post a Comment