![]() |
| ( FINGER FRINT ) |
Teropongsultra . Com : BUTON - Jika tidak ada aral melintang, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buton pada Tahun 2017 bakal menggunakan absensi kehadiran dengan memakai mesin absensi sidik jari (Finger Print) kepada para pegawai dilingkup lingkup SKPD Buton di Pusat Perkantoran Takawa, Pasarwajo.
Asisten II Setda Kabupaten Buton, Tohir,saat dikonfirmasi, Kamis (25/8/2016),mengatakan , hal itu disebabkan Pemda Buton belum menganggarkan pengadaan alat tersebut pada APBD Perubahan 2016.Dan akan dialokasikan 2017 mendatang.
"Belum, belum,karena belum ada alatnya,Kalau 2016 inikan perubahan anggarannya sudah selesai,rencanya kita akan anggarkan di Tahun 2017 nanti"katanya.
Salah satu tujuan Finger Print lanjut Tohir, agar lebih mudah memantau kehadiran pegawai khususnya di lingkup Pemda Buton,sebab seperti diketahui bahwa absensi dengan menggunakan sidik jari merupakan metode baru yang saat ini telah berkembang dengan menggunakan mesin bantuan software untuk mengisi data kehadiran suatu komunitas,kelompok maupun instansi yang menggunakannya.
Selain Pengadaan Alat Finger Print belum ada, dua unit gedung masing-masing berlantai empat dari total empat unit yang akan digunakan sebagai pusat pelayanan pemerintahan di Takawa, Tangga Liftnya belum berfungsi, dan direncanakan pada Tahun 2017 mendatang.Berbeda dengan lantai lima yang dibangun oleh Lippo Plaza sudah dapat digunakan.
Hal itu, lanjut Tohir karena Pemda belum menganggarkan pengadaan listrik yang akan digunakan untuk menjalankan tangga lift didua gedung tersebut.Sebab hasil penerimaan pajak daerah dipangkas oleh Pemerintah Pusat.
"Listriknya sudah siap semua,sekarang masih pasang kubikelnya,makanya untuk sementara yang baru bisa difungsikan itu gedung yang lima lantai, sedangkan untuk lift didua gedung itu kita akan anggarkan tahun depan"jelasnya.
Sementara itu, kesiapan air yang digunakan di Perkantoran Takawa setelah diresmikan Pada Tanggal 24 Agustus 2016 oleh Sekretaris Mentri Pariwisata, Ukus Kus Wara, sudah bisa digunakan meskipun masih tergantung pada PDAM.
"Air sebenarnya sudah siap, karena baknya juga ada, hanya saja sementara ini kita masih mengharapkan pasokan air dari PDAM untuk isi bak-bak yang ada, tapi Insyaallah dalam waktu dekat soal air bisa tuntas semuanya"tandasnya.( AL )

Post a Comment