![]() |
| Ketgam : wakil walikota kendari/ foto ardika |
Teropongsultra.com - Kendari puluhan pekerja kapal dan buruh penyebrangan fery kendari wawonii hadiri penyuluhan sosialisasi HIV / AIDS.rabu 7/9/2016
Dalam acara sosialisasi turut di hadiri wakil walikota kendari H.musaddar M , Sekretaris KPA kota kendari drg. rahminingrum, kabid perumkes Dines kesehatan kota kendari hasriwati Skm, Mkes pimpinan asdp cab kendari Erwin dan beberapa dari instansi terkait lainya.
Kepada awak media teropongsultra.com, wakil walikota kendari mengatakan, penting juga untuk hal hal yg dasar jadi "Aids Narkoba Free Seks adalah tiga serangkai yang tak terpisahkan untuk terhindar dari hal demikian, bentengnya adalah nilai nilai agama dan kalau itu di pegang teguh insyallah selamat ujarnya.jadi kita selalu memadukan hal tersebut pada setiap sosialisasi terangnya
Selain itu,kami juga mengumpulkan anak anak jalanan karna mereka adalah komonitas komonitas yang sangat rentan dari penyebaran HIV AIDS
Ini adalah bahaya ril ujar Musaddar sesungguhnya sangat dasyat dan sangat mengerikan jika ada satu anak yang jadi korban HIV, di pastikan ratusan di bawahnya suda terjangkit tanpa dia sadari. kendati demikian kata wakil walikota perlunya juga kita memberi pemahaman yang benar bahwa penyebaran HIV itu, menyebar di sperma ovum darah dan air susu ( Asi ) ujarnya.
Drg.Rahminingrum P. M. Kes yang juga sekretaris KPA kota kendari,dalam kesempatan tersebut juga mengatakan, pihaknya sengaja mengalokasikan kegiatan ini di lingkungan pelabuhan menurutnya , pekerja buruh di pelabuhan mereka adalah salah satu populasi rawan. kita tau perilaku terhadap seks kadang kadang memang masi sangat longgar dan ini laporan dari puskesmas terdekat paling tidak bukan HIV tapi inveksi menular seksual yg cukup tinggi imbuhnya
Masih kata rahminingrum, untuk penderita HIV yang terdata tahun ini, 2016 jumlahnya 27 orang dan itu yang kita tau. jadi yg tersembunyi yang ada di antara kita adalah seratus kali lebih banyak dari angka estisimasinya.
Lanjutnya Kita di beri amanat oleh Bapak walikota untuk memimpin upaya upaya penanggulangan HIV AIDS sebetulnya ada 3 sasaran besar yang pertama adalah orang yg menyangkut betul betul bersih seperti anak anak pelajar kita. yang kedua populasi rawan yang seperti ini di antaranya sopir sopir angkot buru buruh pelabuhan Psk pelangganya mucikarinya dan sasaran yang ketiga seperti oda maupun obida.
Dalam sosialisasi tersebut dirinya mengharapkan paling tidak masyarakat paham akan bahaya penyakit di maksud,dan tentunya agar terhindar dari penyakit itu, bisa di cegah dengan mengendalikan prilaku seks tutupnya. [ Estin / riat sarnu ]


Post a Comment