Penangkapan Sekjend PB HMI, Redam Isu "Provokator" Atau Pengalihan Isu "Tangkap Ahok"




Ketua HMI Cabang Kendari Muhamad Ikram Pelesa (Istimewa)
teropongsultra.com - Jakarta. Upaya tangkap paksa terhadap Sekretaris Jenderal PB HMI Ami Jaya, dan beberapa orang kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) lainnya dini hari merupakan bentuk kepanikan kepolisian dalam meredam isu kapolda metro jaya yang menyatakan bahwa HMI adalah provokator. Tidak hanya itu, aksi penangkapan yang dilakukan polisi terkesan terburu-buru tanpa ada pemanggilan sebagai saksi terlebih dahulu.
Selain itu, Kejadian ini kian Menunjukkan bahwa Kepolisian sudah menjadi bagian dari permainan politik pemerintahan Jokowi yang tidak menyukai gerakan Bela Islam yang semakin meluas. Karena dapat dilihat dari beberapa hari pasca aksi 4 November, kepolisian begitu bringas dalam menuduhkan HMI sebagai dalang kerusuhan. Untuk melindungi kapolda metro jaya dan Guna Pengalihan Isu “Tangkap Ahok”, secara membabi buta mereka melakukan penangkapan sejumlah aktivis HMI dan terakhir adalah penculikan Ami Jaya (Sekjend PB HMI) hanya berdasarkan Opini dan Asumsi yg berkembang dimedia sosial.
Keberpihakan mereka terhadap Ahok, menjadi tameng direzim jokowi dan upaya mngobrak-abrik HMI telah diketahui hampir seluruh rakyat indonesia, hal itu dapat kita lihat dan cermati tehadap penanganan kasus TONY SAUT SITUMORANG yang telah menghina HMI, kasus tersebut telah dihentikan bareskrim polri pada tanggal 31 Oktober 2016 (Katanya, tidak cukup bukti) dan kasus Ahok dapat dipastikan akan berakhir seperti ini.
Saat ini HMI dan sejumlah Kadernya kembali dikriminalisasi, sebagai intrik politik. Mereka mengalihkan isu TANGKAP AHOK kepada HMI, Karena mereka menilai HMI dapat menjadi isu (HMI vs Kapolda Metro Jaya, HMI adalah provokator) pembanding. tak hanya itu, mengkriminalisasi berbagai tokoh, para Petinggi OKP yang ikut serta dalam aksi bela islam II adalah upaya ingin memecah dan melemahkan kekuatan gerakan Bela Islam yang menuntut Tangkap Ahok dengan pengalihan isu.
Olehnya itu sebagai Kader HMI yang Juga Ketua Umum HMI Cabang kendari menginstruksikan seluruh kader untuk turun kejalan besok, 9 November 2016. Karena Simbol organisasi HMI telah dilecehkan, Sekjend PB HMI dikriminalisasi oleh pihak kepolisian yang melakukan penangkapan dengan cara tidak manusiawi. Menuntut pihak kepolisian untuk segera membebaskan Sekjend PB HMI dan beberapa Kader HMI, Karena HMI bukan probokator seperti yang difitnahkan oleh Kapolda metro jaya.
HMI Cabang Kendari    

Muhamad Ikram Pelesa                                 
Ketua Umum

Baca Juga Berita Berikut:

Share this product :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. TEROPONG SULTRA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger