TEROPONGSULTRA. COM : KENDARI - Berdasarkan hasil survey Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Haluoleo (UHO), terkait peta dukungan pada Pilwali Kendari, pengaruh politik uang (money politik) dalam kontestasi politik tersebut cenderung sangat kecil.
Dekan FISIP UHO Kendari, Dr Bahtiar mengungkapkan, bahwa pengaruh sistem money politik terhadap masyarakat sebagai wajib pilih hanya sekitar 4 persen saja. Olehnya itu, lanjutnya, hal ini menjadi warning bagi para Paslon yang mengandalkan strategi politik tersebut.
"Kami sudah melakukan survey. Dan, pemilih di Kota Kendari masih kurang terpengaruh dengan politik uang, yang kerap dilakukan oleh peserta dalam kontestasi politik," ungkap Bahtiar.
Ditambahkannya, respon pemilih terhadap politik uang yakni didominasi oleh dua kategori jawaban, yakni akan menerima dan akan memilih sesuai dengan hati nurani.
Selain itu, kata Bahtiar, pemilih juga menganggap bahwa politik uang adalah sebagai hadiah saja, sehingga dapat dikatakan bahwa strategi mendekati pemilih dengan mengandalkan uang, merupakan hal yang tidak pasti dan penuh dengan spekulasi.
"Kalau ada calon yang mengandalkan strategi politik uang, maka ini sangat membahayakan bagi calon tersebut," pungkasnya.(awan)

Post a Comment